in ,

Benarkan Kiamat! Ilmuan Dunia: Seperti Ini Kemungkinan Terjadinya!

Surakarta — Kabar buruk! Salah satu ilmuwan top dunia menyampaikan kehidupan di Bumi akan lenyap karena kehadiran asteroid yang berdampak dahsyat; hanya tinggal menunggu waktu.

Umat manusia hampir tak memiliki pertahanan untuk mengatasi dampak seperti itu, mengancam seluruh kehidupan di Bumi, kata Profesor Alan Fitzsimmons.

“Itu akan menghasilkan dampak serius. Kita perlu melakukan sesuatu soal itu, seperti memindahkan asteroid itu sehingga tidak mengenai Bumi,” katanya kepada BBC, dikutip dari News.com Australia.

Sementara itu, para astronom berhasil mengidentifikasi 2 ribu asteroid, komet, dan benda-benda langit lain yang mengancam Bumi dan angka itu terus bertambah setiap harinya.

Prof Fitzsimmons berujar, “saya meminta bantuan para astronom untuk membantu badan antariksa seperti NASA untuk melacak asteroid yang berpotensi mematikan.”

Bumi sendiri belum diterpa asteroid skala penghancuran sejak peristiwa yang menimpa para dinosaurus 66 juta tahun lalu. Namun, benda langit dengan ukuran lebih kecil mampu meratakan satu kota begitu menabrak planet ini.

“Misi yang akan datang dirancang untuk membantu menghentikan benda-benda luar angka yang menabrak Bumi,” imbuhnya.

Diluncurkan pada 2024, misi luar angkasa itu akan mengukur pergerakan bulan asteroid yang ukurannya lebih kecil dan terlempar dari orbit karena wahana sebelumnya.

Para astronom dapat membantu misi dengan mengidentifikasi dan melaporkan jumlah asteroid di Sabuk Kuiper, wilayah misterius di luar Neptunus.

Para ahli berharap misi yang dijalankan oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa itu akan membuka jalan bagi sistem defleksi asteroid besar-besaran.

Beberapa ilmuwan percaya teknik seperti itu tidak akan berhasil. Mereka lebih memilih menembakkan bom nuklir ke batu-batu luar angkasa yang menghantam planet ini.

Sekadar informasi, pernah ada benda langit yang mendekat beberapa ratus meter, tapi sudah mampu menghancurkan lebih dari 2 ribu kilometer persegi hutan dekat Tunguska, Siberia, 30 Juni 1908.

Sementara, bencana global yang mampu memusnahkan kehidupan Bumi diprediksi bisa terjadi ketika benda langit lebih dari 3 ribu kaki (914 meter) menabrak Bumi, menurut NASA.

Source: republika.co.id

How is Martunis doing? 6 Facts About the Grown-­up Tsunami Survivor Adopted by Cristiano Ronaldo

Analis AS: Jika Salah Menangani, Corona Akan Menjadi Musibah Bagi Indonesia