in ,

Berkicau Jokowi Tak Lulus UGM, Pria Cianjur Ditangkap?

Timsus Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap EK (56) warga Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Pacet atas dugaan melakukan penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo dalam akun Twitter.

Baca Juga: Jadi Narsum Diskusi ‘Persoalan Pemecatan Presiden Di……’, Guru Besar FH UII Di Intimidasi?

Paur Subag Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi, Jumat, mengatakan bahwa penangkapan EK berawal dari unggahan di media sosial dengan nama akun @IntelBuahbuahan yang mengarah pada penghinaan terhadap pimpinan negara.

“Dalam akun tersebut, tersangka menuding kalau Presiden RI Joko Widodo tidak pernah lulus Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Baca Juga: ‘Desak Jokowi Mudur’ Dalam Surat Terbukanya, Ruslan Buton Akhirnya Di Jemput Polisi?

Bahkan, tersangka juga menyebutkan dalam postingan-nya kalau Jokowi juga mengunakan ijazah palsu,” katanya.

Atas dasar itu, timsus langsung melakukan penelusuran terhadap pemilik akun tersebut.

Baca Juga: Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur

Timsus yang mendapatkan data dan alamat tersangka, langsung melakukan penangkapan dan menggiring pelaku ke Mapolres Cianjur guna menjalani pemeriksaan.

“Berdasarkan hasil penelitian tim ahli, tersangka akan dijerat dengan Pasal 207 KUHP dengan pidana penjara paling lama 1 tahun 6 bulan.

Saat ini tersangka yang ditangkap rumahnya itu, masih jalani pemeriksaan petugas,” katanya.

Baca Juga: Viral Video Ayah Serahkan 2 Anaknya, Tak Mampu Beli Susu Saat Wabah Coron

Di hadapan petugas, tersangka EK mengakui akun tersebut miliknya.

Namun, akunnya diretas orang lain sehingga tidak tahu adanya unggahan yang menghina seseorang atau Presiden RI dengan postingan “Jokowi Tidak Pernah Lulus UGM”.

Baca Juga: Azan Menggema Di AS Setelah Kematian Akibat Corona Tembus 100 Ribu

“Benar itu akun Twitter milik saya, akun tersebut ada yang meretas atau di-hack. Saya tidak merasa mengunggah tudingan tersebut,” katanya.

Sumber: Eramuslim.com

Viral, Kawanan Monyet Bawa Kabur Sampel Darah Pasien Corona

Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur