in ,

Din Syamsuddin: RUU HIP Bangunkan Macan Tidur

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Din Syamsuddin meminta semua pihak mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Bukan sebaliknya, berupaya mendegradasi falsafah negara.

Dia menilai upaya mendegradasi Pancasila memang ada dan itu terlihat dari perumusan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Karena itu, RUU HIP tersebut kembali membangkitkan atau membangunkan macan tidur.

“Harus ada kearifan, kesadaran dari semua kelompok untuk memberi kesempatan bagi umat Islam.

Maka saya berharap tidak ada politik yang sengaja menyudutkan. Seperti akhir-akhir ini, RUU HIP itu hanya membangkitkan atau membangunkan macan tidur,” kata Din Syamsuddin saat menjadi narasumber Al-Fahmu Media bersama Ustaz Fahmi Salim, Kamis (25/6).

Dia menjelaskan alasan RUU HIP membangunkan macan tidur, yakni umat Islam.

Ini karena selama ini umat Islam sudah berjiwa besar dengan tujuh kata dalam Piagam Jakarta diganti menjadi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’.

“Sudah baik-baik, ada upaya untuk mengubah Pancasila, mendegradasikan Pancasila, memberi tafsir terhadap Pancasila.

Padahal umat Islam sangat berjuang, sangat berjasa, mengganti tujuh kata dalam piagam Jakarta yang sudah disepakati. Itu suatu pengorbanan, suatu kearifan, kenegarawanan dari tokoh-tokoh Islam waktu itu,” ucap dia.

Halaman: 1 2

Emak-emak ‘Palu Arit’ Santai ke Pasar Gegerkan Pandeglang

RUU HIP: Mengapa ormas Islam cemas Indonesia jadi negara sekuler?