in

Edisi Humor: Kata Maaf Pak Pendeta Dan Pak Kyai

Edisi Humor Kata Maaf Pak Pendeta Dan Pak Kyai
Edisi Humor Kata Maaf Pak Pendeta Dan Pak Kyai

Alkisah, Pada suatu hari, berjalanlah bergandengan tangan antara pak Pendeta dan seorang Pak Kyai.

Mereka dikenal bersahabat, kala itu mereka pergi ke kota berbarengan.

…Ditengah perjalanan,

Tiba-tiba turun hujan lebat yang disertai badai dan angin puyuh serta petir petir yang sangat kencang. Kemudian terdengar petir menggelegar.

Mendengar itu,

Pendeta : “Haleluyah…” (karena kaget dia berdoa ke Tuhannya)

Karena kaget juga mendengar ucapan ini, kiai berkata ke sang pendeta

Kiai : “Maaf pendeta… tadi bukan haleluya, tapi halilintar…

Pak pendeta hanya terdiam mendengar ucapan sang Kyai yang merupakan sahabatnya sendiri. Setelah kejadian itu mereka kembali bercaka-cakap sambil berjalan. Tibalah keduanya di terminal menuju suatu kota, sehingga keduanya akan menaiki bis… Pada saat akan naiki bis.

Kiai : “Bismillah…

Pendeta : “Maaf kiai… ini bukan bismillah,… ini bis kota…

Kini giliran pak Kyai yang terdiam sambil menatap Pak Pendeta.

Sejarah Kerajaan Selaparang: Sebuah Kerajaan yang Pernah Menguasai Pulau Lombok

Sejarah Kerajaan Selaparang: Sebuah Kerajaan yang Pernah Menguasai Pulau Lombok

Mengapa Kerajaan Johor Bisa Berkembang dengan Pesat

Mengapa Kerajaan Johor Bisa Berkembang dengan Pesat?