in ,

Erick Thohir Curhat ke Aa Gym, Ngaku Tak Bahagia Jadi Menteri Jokowi

Jakarta, law-justice.co – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir blak-blakan mengaku tidak bahagia menjadi salah satu menteri di Pemerintahan Presiden Jokowi.

Hal itu dilontarkan langsung Menteri Erick kepada penceramah kondang KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym dalam Bincang Ramadan Virtual.

Dalam perbincangan itu, Erick mengaku jauh lebih bahagia saat menggeluti dunia sebelumnya, yakni menjadi pengusaha.

Saat itu, Erick ditanya Aa Gym, bahagia setelah menjadi menteri atau sebelumnya menjadi menteri.

“Kalau ditanya lebih bahagia mana, saat jadi menteri dan sebelum jadi menteri, jawabannya ya kehidupan yang lalulah,” ungkapnya, Rabu (13/5/2020) seperti melansir pojoksatu.id.

Selain itu, Erick mengaku menemukan kebahagiaan saat menangani sebuah tim sepakbola.

“Saya lebih bahagia sebelum jadi menteri. Apalagi waktu urus sepakbola saya bahagia sekali,” sambungnya.

Saat ditanya bagaimana rasanya menjadi menteri, Erick menuturkan, tugas sebagai seorang menteri sangat berat.

Dia juga tidak menyangka dipercaya Presiden Joko Widodo mengurus 142 perusahaan BUMN dengan 800 anak perusahaannya.

“Aa tahu kan bagaimana saya ini. Cuma rahasia Allah tidak ada yang tahu,” jawab Erick.

Demikian pula saat Aa Gym membandingkan kerja Erick sebagai menteri dengan pengusaha.

“Beratan (tugas) menteri,” lugas dia.

Erick lantas mengungkap bahwa dengan menjadi pengusaha, dirinya bisa memberikan kontribusi riil kepada negara.

“Kalau saya kan sebenarnya senangnya jadi pengusaha karena bisa mempekerjakan banyak orang, bisa sumbangkan pajak buat negara,” terangnya.

Mantan pemilik club Inter Milan itu lantas menceritakan saat dirinya dipanggil Jokowi untuk menduduki posisi sebagai Menteri BUMN.

Dia mengaku, saat itu dirinya sempat ragu dengan tawaran tersebut.

“Saya bilang ke bapak (Jokowi), kenapa harus saya yang jadi menteri BUMN,”

Halaman: 1 2

Pergoki Kakek Tua Curi Singkong Di Kebunnya, Pemilik Kebun: Ini Kebun Allah, Kebun Bersama!

Tak Digaji, Aminatus Sadiyah Ikhlas Ajarkan Warga Pedalaman Papua Mengaji