in

Informasi Terbaru: 15 Juta Data Pengguna Tokopedia Dilaporkan Bocor?

tokopedia

Nama Tokopedia kembali ramai dibicarakan terkait keamanan data. Isu keamanan data yang lagi ramai dibicarakan, soal twit yang menyebut hacker telah membocorkan 15 juta data pengguna e-commerce yang identik dengan warna hijau itu di suatu forum internet.

Kabar soal kebocoran jutaan data pribadi itu ramai ketika dipublikasi oleh oleh akun Twitterr Under the Breach (@underthebreach). Menurut keterangan profil di akun Twitter, mereka mengklaim sebagai penyedia layanan pemantauan dan pencegahan kebocoran data asal Israel.
Under the Breach bilang, hacker berhasil mengambil data pribadi pengguna Tokopedia yang terdiri dari email, password yang di-hash, hingga nama lengkap si pemilik akun e-commerce. Semuanya dikoleksi pada dua bulan yang lalu.

“Peretasan terjadi pada Maret 2020 dan berimbas pada 15.000.000 pengguna, meski hacker bilang punya (pengguna) lebih banyak,” katanya di akun Twitter miliknya.

Under the Breach juga menyertakan gambar dua screenshot atau tangkapan layar. Foto pertama soal posting-an si hacker di suatu forum internet, sementara foto kedua adalah data-data pribadi pengguna yang diambil oleh pelaku peretasan.

Dari screenshot Under the Breach, si hacker yang namanya disamarkan memang mengaku punya database Tokopedia periode Maret 2020. Namun, ia tampaknya kesulitan membuka hash yang mengunci salah satu data, sehingga meminta bantuan sesama peretas yang bisa memecahkannya.
Hash sendiri adalah sebuah algoritma yang mengubah suatu data informasi berupa huruf, angka, atau simbol menjadi karakter terenkripsi. Fungsi hash biasanya dimanfaatkan untuk menyembunyikan password asli.

Apakah benar informasi yang di sampaikan ini? Mari kita tunggu klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

Sumber: Kumparan.com

Hari kebangkitan nasional

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei), Moment Bersejarah Bangsa Indonesia yang Sangat Penting

Roger Danuarta-Cut Meyriska: Jenis Kelamin Calon Anak Kami Kejutan Ya!