in ,

Inilah Surat Undangan Kesediaan Debat Melawan Rizal Ramli Untuk Luhut Pandjaitan

Debat akbar antara Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama tim ekonomi Presiden Joko Widodo melawan ekonom senior DR. Rizal Ramli digarap serius oleh promotor, Don Adam Corporation.

Surat permohonan kesediaan berdebat bahkan telah dikirim langsung kepada Menko Luhut ke Kantor Kemenko Marves pada Senin (15/6).

Debat ini berawal dari tantangan Menko Luhut kepada para pengkritik kebijakan utang pemerintah.

Mulanya, Rizal Ramli sebagai tokoh senior yang kerap mengkritik utang pemerintah enggan meladeni tantangan itu dengan pertimbangan kapabilitas penantang.

Namun setelah dibujuk oleh Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule dan aktivis ProDEM Adamsyah Wahab, yang kemudian jadi promotor debat, Rizal Ramli menyanggupi.

Dia memberi syarat kepada Adamsyah Wahab atau yang akrab disapa Don Adam untuk menggelar debat secara terbuka dan meminta agar Luhut Pandjaitan didampingi semua tim ekonomi Jokowi.

Tidak cukup sampai di situ, ada juga syarat kepada promotor agar ada konsekuensi dari debat.

Jika kalah, Rizal Ramli siap untuk menghentikan kritik pada pemerintah.

Sedang jika menang, Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu meminta kepada para tim ekonomi Jokowi untuk segera menanggalkan jabatan.

Dalam surat undangan yang dikirim ke Luhut, Don Adam mulanya bercerita mengenai perjuangan Mr. Tolson di tahun 1930-an dalam film berlatar belakang kisah nyata “The Great Debaters” saat efek Great Depression masih melanda Amerika.

Halaman: 1 2

Diduga Masukkan Jari ke Itu Pasien, Oknum Dokter di Aceh Dipolisikan

PDIP Bantah Jadi Pengusul ‘Ketuhanan yang Berkebudayaan’ di RUU HIP