in ,

Jadi Narsum Diskusi ‘Persoalan Pemecatan Presiden di……’, Guru Besar FH UII di Intimidasi?

Yogyakarta – Diskusi yang diadakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya dibatalkan setelah teror dan intimidasi menyasar orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Salah satu yang jadi mengalami intimidasi yakni narasumber diskusi yang merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII).

Baca Juga: ‘Desak Jokowi Mudur’ Dalam Surat Terbukanya, Ruslan Buton Akhirnya Di Jemput Polisi?

“Ini menunjukkan upaya ‘pembunuhan’ demokrasi. Bahwa kegiatan diskusi itu murni aktivitas akademik yang jauh dari tuduhan makar yang disampaikan oleh oknum di media massa,” kata Rektor UII Fathul Wahid dalam jumpa pers di ruang sidang Kampus UII, Jalan Cik Di Tiro No 1, Yogyakarta, Sabtu (30/5/2020).

Baca Juga: Soal 500 TKA China, Jubir Luhut: Mereka Cepat, Ekonomis, Terstandar

Seperti diketahui, diskusi tersebut digelar oleh mahasiswa FH UGM yang tergabung dalam Constitutional Law Society (CLS).

Diskusi itu sudah lebih dulu jadi sorotan karena judulnya, ‘Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau Dari Sistem Ketatanegaraan’.

Baca Juga: Inilah Daftar 25 Kabupaten/Kota Dijaga TNI-Polri Menuju “Normal Baru”, Check Kabupaten Kalian Di Sini!

Judul diskusi kemudian diubah menjadi ‘Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan’.

Fathul mengatakan tindakan intimidasi terhadap panitia penyelenggara dan narasumber tidak dibenarkan baik secara hukum maupun akal sehat.

Oleh karena itu, pihak UII menyatakan sikap dan mengutuk keras tindakan oknum yang melakukan intimidasi.

“Bagaimana mungkin diskusi belum dilaksanakan, materi belum pula dipaparkan tetapi penghakiman bahwa kegiatan diskusi berujung makar sudah disampaikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Terapkan New Normal, Fadli Zon: Rakyat Bukan Kelinci Percobaan

“Mengutuk keras tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum tertentu terhadap panitia penyelenggara dan narasumber dalam diskusi yang diselenggarakan oleh CLS FH UGM,” lanjut Fathul.

Pihaknya juga meminta agar aparat hukum untuk memproses, menyelidiki dan melakukan tindakan hukum terhadap oknum pelaku tindakan intimidasi.

Baca Juga: Viral Video Ayah Serahkan 2 Anaknya, Tak Mampu Beli Susu Saat Wabah Corona

Sebab intimidasi juga menyasar kepada keluarga penyelenggara dan narasumber.

Halaman: 1 2 3

Kontroversial! Petugas Puskesmas Pakai Toa: Kawin Boleh, Hamil Jangan

Viral, Kawanan Monyet Bawa Kabur Sampel Darah Pasien Corona