in ,

Jadi Narsum Diskusi ‘Persoalan Pemecatan Presiden di……’, Guru Besar FH UII di Intimidasi?

“Kami juga meminta aparat agar memberikan perlindungan terhadap panitia penyelenggara dan narasumber serta keluarga mereka,” pintanya.

UII juga meminta Komnas HAM untuk mengawal penuntasan kasus ini. Fathul mengungkap pemerintah harus memastikan kebebasan akademik.

“Kami minta Presiden atau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memastikan terselenggaranya kebebasan akademik demi menjamin Indonesia tetap dalam rel demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat di muka umum,” sebutnya.

Baca Juga: Azan Menggema Di AS Setelah Kematian Akibat Corona Tembus 100 Ribu

Pihaknya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap menggunakan hak atau kebebasan berekspresi dan mengemukakan pendapat di muka umum.

“Sepanjang sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan demi menjaga proses demokratis tetap berjalan pada relnya,” tutupnya.

Diwawancara sebelumnya, Dekan Fakultas Hukum UII Abdul Jamil mengungkap Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof Ni’matul Huda mendapat intimidasi dari orang-orang tak dikenal.

Baca Juga: Benarkan Kiamat! Ilmuan Dunia: Seperti Ini Kemungkinan Terjadinya!

Ni’matul merupakan narasumber diskusi Constitutional Law Society (CLS) yang akhirnya batal.

“Bentuknya Kamis malam kurang lebih pukul 23.00 WIB digedor pintu dan bel rumahnya.

Jumat pagi datang lagi dan dilanjutkan beberapa orang mondar-mandir di depan rumah beliau. Prof Ni’ma tidak kenal orang tersebut dan tidak tahu itu siapa,” kata Abdul Jamil.

Baca Juga: Perjuangan Bocah 4 Tahun Melawan COVID-19: ”Mama Aku Tak Akan Pulang Ke Rumah”

Kejadian itu diketahui terjadi sejak Kamis (28/5) malam, hingga Jumat (29/5) dini hari.

Jamil menceritakan, pada Jumat sekitar waktu subuh, Ni’ma menghubunginya dan mengaku merasa terancam dengan kedatangan sejumlah orang tak dikenal ke rumahnya. Jamil kemudian menyarankan Ni’ma untuk tidak membuka pintu dan pergi ke mana pun.

Setelah kejadian itu, ponsel Ni’ma diminta untuk dimatikan. Kemudian beberapa rekan dosen dan mahasiswa ke rumah Ni’ma untuk berjaga-jaga hingga pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Tanpa Bekal Uang Sepeser Pun, Pria Ini Berhasil Keliling Indonesia Dengan Sepeda Onthel

“Kami tidak tahu apakah ada kaitannya dengan diskusinya. Kami tidak bisa menduga. Tapi waktunya memang berdekatan,” kata Jamil.

Halaman: 1 2 3

Kontroversial! Petugas Puskesmas Pakai Toa: Kawin Boleh, Hamil Jangan

Viral, Kawanan Monyet Bawa Kabur Sampel Darah Pasien Corona