in ,

Pengacara Terdakwa: Kerusakan Mata Novel Baswedan karena Salah Penanganan

Penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan membuat pengelihatan penyidik senior KPK itu tak lagi normal.

Mata kiri Novel kini sudah tak bisa diperbaiki lagi dan hanya bisa melihat cahaya. Sementara pengelihatan mata kanan Novel hanya 60 persen.

Namun menurut pengacara Rahmat Kadir yang merupakan salah satu penyerang Novel, kerusakan mata yang dialami Novel sesungguhnya bukan diakibatkan tindakan langsung penyiraman air keras.

Terlebih, menurut pengacara Rahmat menyatakan, air yang disiramkan kliennya merupakan air aki yang sudah dicampur dengan air biasa.

Baca Juga:

Sehingga daya rusak dari air tersebut hanya menghasilkan luka atau iritasi.

“Kerusakan mata pada saksi korban (Novel) sesungguhnya bukan akibat tindakan langsung penyiraman yang dilakukan terdakwa (Rahmat Kadir). Melainkan kesalahan penanganan yan dilakukan pihak tertentu,” ujar pengacara Rahmat dalam sidang pleidoi di Pengadilan Jakarta Utara, Senin (15/6).

Pengacara Rahmat menyebut, dampak air aki yang disiram kliennya dan mengenai wajah Novel sudah bisa diatasi dengan penanganan di RS Mitra Keluarga dan Jakarta Eye Center.

Namun menurut pengacara Rahmat, sikap Novel yang terburu-buru ingin menjalani perawatan di Singapura membuat matanya menjadi rusak.

Baca Juga:

Halaman: 1 2

Novel Baswedan: Saya Penegak Hukum Diperlakukan Seperti itu, Bagaimana Rakyat?

Langgar Prosedur Perizinan, 29 TKA China Di PLTU Nagan Raya Terancam Dideportasi